Kesamaan dan Perbedaan

Suatu ketika ada yang tanya pada saya, dalam mencari pasangan apa yang dicari: yang memiliki kesamaan atau perbedaan? Agak susah menjawab pertanyaan ini, karena bagi saya bukan kesamaan atau perbedaan yang penting, namun perasaan dan kemauan. Saya juga merasa perlu tahu dengan jelas apa yang dimaksud kesamaan dan perbedaan. Secara umum tentu kita tahu kesamaan dan perbedaan kita dengan orang lain. Or do we?

Apples and OrangesContoh sederhana, apabila dua orang menyukai hal yang sama, katakanlah sama-sama suka makan buah apel, kita mengatakan bahwa mereka memiliki kesamaan. Apabila yang satu suka makan apel sedangkan yang satunya lagi suka makan jeruk, orang mungkin akan mengatakan bahwa mereka memiliki perbedaan. Namun apakah selalu demikian?

Kita bisa saja mengubah cara pandang kita, dan melihat bahwa mereka sebenarnya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama suka makan buah. Begitu pula apabila seseorang suka makan pisang dan yang lainnya suka makan tomat, meskipun sekilas yang satu suka makan buah dan yang lain suka makan sayuran (meski sebenarnya tomat adalah buah), kita bisa mengatakan bahwa keduanya suka makan makanan nabati yang kaya vitamin dan mineral.

Dari contoh tersebut kita bisa melihat bahwa dalam perbedaan bisa jadi juga terdapat kesamaan, tergantung pada bagaimana kita melihatnya. Terdapat tingkatan-tingkatan, yang kalau kita melihat lebih dalam, kita bisa melihat kesamaan-kesamaan dalam perbedaan. Kalau contoh tadi diteruskan, kita mungkin juga bisa menemukan kesamaan-kesamaan yang sangat subtle, sehingga kita bisa memiliki kesamaan yang tidak kita sadari.

Lalu apa signifikansi kesamaan dan perbedaan dalam hubungan manusia? Kesamaan dan kemiripan adalah hal utama dalam membangun rapport dengan orang lain. Kita merasa lebih aman dan nyaman dengan orang-orang yang kita anggap memiliki kesamaan dengan kita. Kita juga cenderung membela dan melindungi orang-orang yang mirip dengan kita.

Bisa dikatakan ini adalah suatu program dalam DNA kita, yang berguna untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Jadi, kesamaan dan kemiripan berguna untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, selain juga untuk menciptakan harmoni dalam interaksi, yang akhirnya juga kembali pada rasa aman dan nyaman.

Begitu pula dalam menjalin hubungan. Kesamaan dan kemiripan membuat kita merasa aman dan nyaman dengan orang lain, sehingga lebih mudah menyukai seseorang yang memiliki banyak kesamaan dan kemiripan dengan kita. Apabila kesamaan ini disadari, akan lebih mudah bagi kita untuk merasa aman dan nyaman. Namun kita juga bisa merasakan perasaan ini meskipun kesamaan itu tidak kita sadari. Intinya adalah rasa yang kita rasakan, yaitu rasa aman dan nyaman.

Rasa aman dan nyaman juga bisa muncul dalam perbedaan, yaitu apabila perbedaan itu dalam hal yang menurut kita baik. Contoh, kita bisa tertarik pada seseorang yang memiliki sifat yang berbeda dengan kita, apabila sifat yang dia miliki itu adalah sifat baik yang kita inginkan pada diri kita sendiri. Terkadang pula kita juga bisa tertarik pada seseorang yang jauh berbeda tanpa bisa pahami sebabnya.

Perbedaan juga akan menciptakan rasa aman dan nyaman apabila terwujud suatu keadaan saling memahami. Memahami berbeda dengan mengetahui. Kita bisa mengetahui banyak hal tentang orang lain namun tidak bisa memahami, begitu pula bisa saja kita tidak tahu banyak tentang orang lain namun kita bisa menerima dan memahami.

Toddlers' tolerance

Memahami orang lain berangkat dari kemauan dan keinginan untuk memahami. Kemudian keinginan itu diwujudkan dalam bentuk kompromi dan toleransi. Tentu kita tidak harus kompromi dan toleransi dalam segala hal, cukup pada hal-hal yang tidak prinsip saja. Sedangkan untuk hal-hal yang prinsip, asalkan kita percaya dan bisa mempertanggungjawabkan prinsip tersebut, kita boleh saja mempertahankannya, dan orang lain lah yang perlu toleransi dengan prinsip kita tersebut.

Kembali ke kesamaan. Kita bisa mendapatkan kesamaan dalam hal-hal seperti umur, latar belakang, pendidikan, tempat lahir, hobi, minat, bakat, dan sebagainya. Namun kesamaan seperti apakah yang sebaiknya kita cari dari orang lain, terutama dari seseorang yang jadi pasangan kita?

Kalau menurut saya, tentu kesamaan dalam hal yang baik dan positif, terutama dalam hal prinsip (core values). Namun lebih dari itu, saya akan mencari kesamaan (dan perbedaan) yang bisa membuat saya menjadi lebih baik. Kita bisa memiliki kesamaan, baik dalam hal yang positif maupun negatif, namun kembali lagi ke kemauan kita untuk membawa kesamaan (dan perbedaan) itu ke arah positif atau negatif.

Misalkan ada dua orang penakut. Kalau dengan kebersamaan, mereka jadi lebih berani, tentu hal ini adalah baik. Namun ketika dengan kebersamaan, mereka jadi saling menakuti sehingga jadi bukan takut lagi namun malah jadi histeris, tentu itu adalah hal yang buruk. Misal salah satunya penakut dan yang lain berani. Tentu akan baik kalo yang berani bisa membuat yang takut jadi lebih berani, dan akan buruk apabila yang takut malah menakutnakuti sehingga yang tadinya berani malah jadi takut.

Contoh lain adalah orang pintar dan orang bodoh. Jika keduanya bodoh, tidak jadi masalah kalau saja hal itu membuat mereka terpacu untuk jadi lebih pintar, namun akan jadi masalah kalau itu menjadikan kebodohan mereka semakin parah. Jika salah satunya pintar dan yang lain bodoh, akan baik kalau yang pintar mau membantu yang bodoh menjadi lebih pintar, namun akan buruk apabila yang pintar membodohi yang satunya, atau malah terpengaruh jadi lebih bodoh.

Jika keduanya pintar juga belum tentu merupakan hal yang baik, kalau kepintaran keduanya malah menjadikan mereka merasa lebih pintar dari yang lain sehingga terjadi pertengkaran yang tanpa ujung. Boleh saja berdebat, masing-masing menyampaikan argumentasinya, namun kembali pada kemauan untuk mencari yang terbaik dan bukan untuk menang sendiri. Akan lebih baik lagi kalau keduanya sinergis dalam kerjasama yang menjadikan keduanya jadi lebih pintar.

Dalam beberapa hal, kesamaan akan lebih sering membawa pada salah satu, positif atau negatif. Dua orang berani akan hampir pasti tidak akan membuat mereka jadi penakut, malah jadi lebih berani. Begitu pula dengan dua orang yang terlalu banyak berpikir dan membuat rumit segala sesuatu, mereka akan cenderung saling memperumit masalah sehingga tidak selesai-selesai.

Opposites AttractDalam menjalin hubungan, kesamaan dan perbedaan adalah hal yang wajar. Banyak orang yang lebih memilih pasangan yang lebih banyak memiliki kesamaan, meski tak jarang juga memilih pasangan yang berbeda atau bahkan bertolak-belakang.

Seringkali kita bisa melihat pada pasangan yang telah lama menjalin hubungan bahwa mereka memiliki banyak kemiripan. Ini tidak selalu berarti mereka sudah memiliki banyak kesamaan sejak awal, namun bisa berarti bahwa dengan kemauan mereka, mereka bertoleransi dan beradaptasi sehingga perbedaan jadi semakin tidak tampak/tidak menjadi masalah, dan kesamaan jadi semakin jelas tampak di mata orang lain.

「おんなじ顔をしてる」と誰かが冷やかした写真
僕らは似ているのかなぁ?
それとも似てきたのかなぁ?

“You two look similar,” someone teases about a photo
Do we look alike?
Or rather, become similar?

– Shirushi, by Mr. Children –

Jadi intinya bukan kesamaan dan perbedaan itu sendiri tapi bagaimana kita menyingkapinya dan bagaimana kesamaan dan perbedaan itu mempengaruhi kita, apakah menjadikan kita (dan orang lain/pasangan) jadi lebih baik atau lebih buruk. Kalau kembali ke pertanyaan awal: pasangan yang seperti apakah yang saya inginkan, yang banyak kesamaan atau perbedaan?

Maka jawaban saya: seseorang yang cukup banyak memiliki kesamaan dalam hal prinsip (esensi, visi, core values) sehingga saya bisa menganggap dia sebagai bagian diri saya, dan cukup memiliki perbedaan dalam hal pembawaan (mis: serius v.s santai, pemikir v.s pelaksana) yang bisa melengkapi dan memperbaiki diri saya. Lebih dari itu adalah seseorang yang memiliki jalinan perasaan dengan saya, dan kesamaan kemauan dan niat untuk menginginkan yang baik, yang mengarah ke yang lebih baik, sehingga menjadi yang terbaik bagi satu sama lain.

One thought on “Kesamaan dan Perbedaan

  1. Buat gw, ga pernah diperhatiin sebelumnya, banyak kesamaan apa nggak. semakin kesini semakin ketauan lebih banyak bedanya. Hehehe…

    mungkin itu yang namanya jodoh dan menurut teori sampean, perbedaan (selain kesamaan) juga menjadi faktor penarik. 😀 And I love every single of it. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s