Menggenggam Onigiri

Kemarin saya membuat onigiri untuk bekal pergi berwisata. Onigiri adalah nasi kepal ala Jepang, yang biasanya dibalut nori (lembaran rumput laut kering), yang sering ditemui pada bentou (makanan kotak). Kami membuat onigiri ini tanpa perencanaan sebelumnya sehingga menggunakan bahan-bahan yang seadanya saat itu. Saat itu belum jam setengah lima ketika kami memutuskan untuk membuat onigiri.

Ini bukan pertama kalinya saya membuat onigiri, tapi ini pertama kalinya saya membuat onigiri dengan tangan tanpa menggunakan cetakan. Ini juga pertama kalinya saya yang harus menentukan bahan-bahan onigiri. Karena biasanya saya tinggal cetak dan makan, saya tidak terlalu tahu bahan-bahan yang biasanya dipakai. Dengan ingatan yang samar-samar dan secara insting, saya berniat menyiapkan garam dan air. Namun karena ada yang mengusulkan menggunakan merica, maka saya mengurungkan memakai air. Saya lupa untuk menanyakan apakah ada cuka, dan kami tidak menggunakan nori karena kami tidak menyiapkannya. Untuk isi, kami menggunakan telur dan jamur sisa makan malam.

Nasi sudah matang dan siap dibentuk. Karena ada yang keberatan kalau saya membentuk onigiri dengan tangan telanjang, maka saya menggunakan plastik bening sebagai sarung tangan. Maka mulailah kami mengepal-ngepal nasi menjadi bentuk normal onigiri, yaitu bentuk segitiga. Karena kami masih memiliki cukup banyak telur-jamur untuk isi, maka kami menggunakan cukup banyak isi, sehingga terlihat dari luar, yang seharusnya tidak terlihat. Garam dan merica kami taburkan ke isi onigiri dengan sendok, sehingga tidak merata dan hanya pada bagian dalam. Untuk menyingkat waktu, kami membuat onigiri dalam ukuran yang cukup besar.

Hasil akhirnya adalah onigiri dengan bentuk yang sudah bagus, meski ini pertama kalinya membuat onigiri dengan tangan. Secara rasa, lumayan enak untuk onigiri yang saya makan (yang saya buat awal-awal), meski terasa kurang berasa di lidah karena rasa dominan di bagian isi, sedangkan nasinya terasa lumayan tawar. Alhasil ketika waktunya makan, onigiri jadi kurang laris, kalah dengan sandwich yang juga kami siapkan.

Meski kurang sukses, pengalaman kemarin membuat saya ingin membuat onigiri lagi. Kalau saya ada kesempatan, saya ingin membuat onigiri ala saya sendiri, dengan bahan:

  • Nasi (tentu saja), yang enak dan wangi
  • Bayam rebus dengan sedikit rasa, untuk membungkus nasi sebagai pengganti nori
  • Air
  • Garam
  • Cuka
  • Untuk isi: telur dadar dan ayam atau kornet, kalau ada umeboshi (plum kering) boleh juga ^^

Sampai kesempatan itu ada lagi, otanoshimi ni omachi shite orimasu! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s